Hujan adalah setiap produk dari kondensasi uap air di atmosfer yang berbentuk cairan. Hujan memainkan peranan penting dalam siklus hidrologi. Lembaban dari laut menguap, berubah menjadi awan, terkumpul menjadi awan mendung, lalu turun kembali ke bumi, dan akhirnya kembali ke laut melalui sungai dan anak sungai untuk mengulangi daur ulang itu semula.
permulaan yang tidak penting ya tapi lumayanlah. mengingat hari ini hujan terus datang bergerombol tak kenal henti tak kenal malu. hujan hujan dan hujan. oh tuhan, aku dan hujan mempunyai sedikit masalah. hujan si presipitasi air yg menyebalkan, memancing ingatan kenangan. hmmmmm sedikit menyentuh, kebanyakan memuakan, tapi selalu diharapkan. aneh? ya sudah jelas ini memang aneh.
sesuatu dalam kepala memutar, otak menyambung kembali sel-sel yang terpisah perlahan demi perlahan saling mengikat. mencoba memutar kembali waktu walau hanya dalam kepalaku.
Duduk sendiri tak kenal siapapun tak kenal apapun. Aku masuk dalam gravitasi baru, dan yang paling menyebalkan aku harus menyesuaikan diri… lagi. Entah sejak kapan aku tersadarkan, dalam ruang gravitasi itu dia selalu membuatku tertarik, Memincingkan mata. Oh ya dia wanita.
Menit ke menit aku hanya bisa pandangi. Keelokan paras yang tak dapat kujamah atau kudekati.
Hari ke hari beragam prosa ku jelajahi. Puisi dan cerita pendek jadi makanan sehari-hari untuk mendeskripsi dirimu hari ini.
Bulan demi bulan berganti, aku masih saja tak punya cukup nyali. Hanya untuk sekedar bertanya lidahku kelu.
Setahun berlalu dia disamping tersenyum. Tak percaya dan kubangunkan mata. Blaaassssh semua mengabur, secepat kau tersenyum. Ku berlari dalam kepala mencari file berjudul “ingatan” , mencoba menghapus beberapa bagian. kutemukan hanya puing-puing bertabrakan.
Dan akhirnya setelah bertahun-tahun aku hanya bisa menatap membisu. Sedari awal aku tahu, aku jatuh cinta sendirian.
Jumat, 11 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar